7 Fakta Mengerikan Kejadian Ular Piton Telan Wanita Di Sultra

7 Fakta Mengerikan Kejadian Ular Piton Telan Wanita Di Sultra

Berita Terbaru Pembunuhan

7 Fakta Mengerikan Kejadian Ular Piton Telan Wanita Di Sultra. Pamit kepada dua anaknya, Wa Tia menuju kebun jagung miliknya. Kebun yang terletak 1 kilometer dari rumahnya itu acap disinggahi babi jiga tak dijaga.

Namun, wanita 54 tahun itu tak kunjung kembali kerumah.Keberadaan ibu rumah tangga Desa Persiapan Lawela, Kecamatan Lohia Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara masih misterius Padahal, ia  bersama kedua anaknya akan bersiap ke lapangan terdekat untuk melaksanakan salat Idul Fitri.

Setelah dicari, keberadaan Wa Tiba akhirnya diketahui. Ia ditemukan tewas didalam perut ular piton. Kondisinya mengenaskan. Jasadnya dipenuhi lendir binatang liar tesebut.

Berikut Fakta-Fakta lainnya tentang kejadian ular piton telan warga,.

1.  Ditemukan Senter Di Semak

Wa Tiba Tak Kembali ke rumah hingga pagi hari, seorang anaknya melaporkan ke pamannya bernama La Miranda (48) untuk membantu mencari ibu mereka. Setelah di cek, ternyata La miranda hanya menemukan sepasang sandal, senter, dan sebilah parang tergeletak di semak-semak di dekat kebun Wa tiba.

Curiga semak belukar yang teracak-acak di sekitar barang-barang milik Wa Tiba, La Miranda kemudian pulang kembali ke kampung. Dalam pikirannya, Wa Tiba diserang binatang buas.

“Saya kemudian pulang kembali ke kampung, saya panggil warga lainnya termasuk anaknya untuk mencari adik kandung saya itu,” ujar La Miranda.

2. Kaget Lihat Ular 7 Meter

Sekitar 100 orang kemudian menuju lokasi hilangnya petani yang suaminya masih berada di kota kendari itu. Pencarian di pimpin langsung oleh Kepala Desa Lawela bernama La Fariz.

Pukul 09.30 Wita, Seorang warga bernama La Ode Fendi, terpekik didalam hutan sekitar 15 meter dari lokasi semak tempat Wa tiba meninggalkan sepasang sendal miliknya.

Seekor ular piton sepanjang 7 meter melintang dengan perut  tengah mengembung. La Ode Fendi kemudian berteriak memanggil rekan- rekannya yang tengah sibuk mencari. Warga yang sudah berada di sekitar lokasi kemudian mengepung dan berusaha membunuh ular yang sudah tak bisa banyak bergerak.

“Kami kepung, ular itu sudah banyak melawan, langsung kami potog kepalanya dengan parang,” kata Sofian, salah seorang warga Desa Lawela

3. Belah Perut Ular

Setelah berhasil dilumpuhkan, warga sepakat membelah perut ular untuk memastikan. kemudian semua terbelalak ngeri. Wa tiba yang mereka cari terbaring sudah tak bernyawa dengan tubuh penuh lendir di dalam perut ular.

Sebelum ditemukan di dalam perut ular, Wa Tiba Diduga tak sempat memberikan perlawanan. Diduga ular berukuran besar itu dengan cepat bisa melumpuhkan ibu dua anak itu.

Kapolsek Katobu, Iptu Hamka mengatakan korban ditemukan didalam semak-semak dipinggi kebunnya. Jarak antara parang dan ular sekitar 30 meter.

Sementara, parang dan sendal korban ditemukan berdampingan didalam kebunnya.  Diduga, ula tersebut menyergap korban dengan gerakan cepat.

“Kami duga, korban langsung ditarik ke semak-semak, berjarak sekitar 30 meter. Disitu korban langsung di telan,” kata Kapolsek Katobu.

4. Tak Ada Sungai Besar

Kapolsek Katobu melanjutkan, lokasi kebun tempat Wa tiba ditemukan sebenarnya tidak ada kali atau sungai besar. Malah, Dilokasi itu banyak bebatuan cadas dibanding sumber air.

“Hanya, menurut sejumlah warga mereka pernah melihat ular berukuran cukup besar,” tambahnya

Warga desa di sekitar Desa Lawela Heboh dengan ditemukannya ular tersebut. Ratusan warga langsung menmadati halaman rumah korban.

5. Warga Salah Alamat

Sejumlah Warga lainnya langsung menuju  kebun tempat korban ditemukan ditelan ular. Malah, sejumlah warga dari ibu kota kabupaten Muna langsung berbondong menuju lokasi desa berjarak 35 kilomoeter dari ibu kota kabupaten.

Sejumlah warga yang penasaran mengaku salah alamat saat hendak menuju lokasi desa tempat korban ditemukan ditelan ular

“Katanya di Desa Gea, ternyata setelah kami cari Gea itu nama lorong. Emang ngeri, soalnya dia telan hidup-hidup masih berpakaian lengkap,” kata Samsul, warga yang penasaran penemuan korban ditelan ular itu.

6. Sering Mangsa Hewan Besar

Menurut Informasi warga disekitar lokasi korban ditemukan, sering terlihat ular Piton berkeliaran. Ular-ular ini bahkansering berusaha memangsa hewan berukuran besar Seperti Sapi.

“Pernah ada Sapi milik warga yang dipelihara di sekitar lokasi itu nyaris ditelan ular sekitar enak bulan lalu,” kata Kepala Desa Persiapan Lawela, Faris.

Malah, Menurut Faris ular yang dilihat warga saat itu berukuran lebih besar dari ular yang memangsa Wa Tiba. Warga menduga, lokasi bebatuan gamping yang memiliki rongga-rongga di wilayah itu ditinggal kawanan ular piton

7. Lokasinya Angker

 

Kata Faris, Warga desa lainnya sering membunuh ular dengan ukuran yang lebih kecil disekitar rumah mereka. Lokasinya juga tidak begitu jauh dari kebun korban yang tewas di telan ular.

“Lokasi berkebunnya korban memang angker dan dijauhi warga sekitar. Hanya duaorang yang berani di situ,” kata Faris.

Warga lainnya yang memiliki kebun di sekitar lokasi tempat korban di perut ular piton diketahui bernama La Haruni. Jaraknya sekitar 500 meter dari korban ditemukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *