Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais diperiksa sebagai saksi kasus dugaan makar atas tersangka Eggi Sudjana, Jumat (24/5/2019).

Diperiksa Polisi soal Makar, Amien Rais Pamerkan Buku Jokowi People Power

Berita Terbaru

SindoBerita – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais diperiksa sebagai saksi kasus dugaan makar atas tersangka Eggi Sudjana, Jumat (24/5/2019).

Poltikus gaek tersebut tiba di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.26 WIB.

Amien sempat diberi waktu untuk menunaikan ibadah salat Jumat. Ketika berjalan ke masjid, Amien tampak memamerkan buku berjudul Jokowi People Power, karya Bimo Nugroho dan M Yamin Panca Setia.

Namun Amien enggan memberikan tanggapan kenapa dirinya memamerkan buku tersebut.

“Nanti-nanti ya, mau Jumatan dulu, lebih penting Allah,” kata Amin singkat di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Sebelumnya, Amien Rais memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Polda Metro Jaya, Jumat (24/5/2019).

Amien akan dimintakan keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan makar atas tersangka Eggi Sudjana.

Dia tiba di lokasi sekira pukul 10.26 WIB. Dirinya hadir ditemani 5 orang. “(Kondisi saat ini) sangat sehat,” ujarnya singkat.

Namun, ia irit bicara saat ditanya ihwal pemanggilan hari ini. Amien mengatakan akan memberikan keterangan secara lengkap seusai pemeriksaan selesai.

Polda Metro Jaya telah menahan Eggi Sudjana seusai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus makar.

Penahanan dilakukan hingga 20 hari ke depan. Penahanan terhadap Eggi merujuk pada Surat Perintah Penahanan Nomor: SP.HAN/587/V/2019/Ditreskrimum, tertanggal 14 Mei 2019.

Kasus ini berawal dari ajakan people power yang diserukan Eggi saat berpidato di kediaman Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Buntut dari seruan itu, Eggi Sudjana dilaporkan seorang relawan dari Jokowi – Maruf Center (Pro Jomac), Supriyanto ke Bareskrim Polri dengan nomor laporan nomor: LP/B/0391/IV/2019/Bareskrim tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan.

Baca Juga : Demonstrasi Anarkistis 22 Mei: Massa Yang Gila Dan Reaksi Yang Tepat
Baca Juga : Demonstrasi Anarkistis 22 Mei: Bagaimana Otak Memantik Kekerasan
Baca Juga : Aksi 22 Mei Sempat Dilarang Kakak, Kepergian Aziz Ke Jakarta Berbuah Petaka
Baca Juga : Masih Rapat, Prabowo – Sandiaga Daftar Gugatan Pilpres 2019 Ke MK Jumat
Baca Juga : Korban Kerusuhan 22 Mei Bertambah, Total 3 Pendemo Tewas Di RSUD Tarakan
Baca Juga : Rusuh Di Jalan Sabang Jakarta, Pos Polisi Hangus Hingga Motor Berserakan
Baca Juga : Neno Warisman Pimpin Salawat Di Mobil Komando Aksi 22 Mei Bawaslu
Baca Juga : Polri Sita Ambulans Berlogo Parpol Yang Muat Batu
Baca Juga : Polisi Tangkap 20 Orang Biang Kerok Provokator Kerusuhan Jakarta 22 Mei
Baca Juga : Tampung Korban Kerusuhan Demo 22 Mei, Total 80 Orang Dirawat RS Tarakan
Baca Juga : Wiranto Sebut Senjata Ilegal Soenarko Berasal Dari Aceh
Baca Juga : Takmir Masjid Al Ittihaad Ditangkap Polisi Dituduh Tampung Massa 22 Mei
Baca Juga : Beredar SPDP Prabowo Terlibat Kasus Makar, Begini Nih Arti Makar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *