People Power

Istri Penulis Buku ‘Jokowi People Power’, “People Power Amien Rais Ajakan Makar”

Berita Terbaru

SindoBerita – Istri penulis buku ‘Jokowi People Power’, Tatty Aprilyana menyebut people power yang digaungkan Amien Rais. Berbeda dengan yang dimaksud suaminya, Bimo Nugroho.

Menurutnya, seruan peoplpe power Ketua Dewan Kehormatan. Partai Amanat Nasional (PAN) itu jelas-jelas sebuah ajakan untuk melakukan makar kepada negara.

Hal itu disampaikannya melalui akun Facebook pribadi miliknya dengan menuliskan surat terbuka yang ditujukan kepada Amien Rais.

Tatty Aprilyana menyebut, tindakan anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu disebutnya bukan tauladan yang baik..

“Sungguh bukan tauladan dan bukan laku etik yang patut,” tulisnya.

Menurutya, buku ‘Jokowi People Power’ itu hanya dijadikan pembenaran atas syahwat dan kepentingan politik Amien Rais.

“Ketika karya Pakbim Bimo Nugroho yang sudah tak bisa melakukan bantahan, digunakan Amien Rais untuk kepentingan narasi politiknya,” tegasnya.

Ia juga menekankan, bahwa apa yang ditulis dalam buku tersebut sama sekali jauh berbeda denga narasi people power yang digembor-gemborkan Amien.

“Lihat bedanya, sebagaimana yang diringkaskan oleh sahabat Pakbim Mas Eddy Suprapto,” lanjutnya.

Tatty Aprilyana kembali menegaskan, bahwa apa yang disampaikan dalam buku tersebut berupa catatat perjuangan rakyat.

“Buku almarhum berupa catatan perjuangan rakyat 2014 mendukung kepemimpinan sipil melalui kontestasi demokrasi lewat pemilu yang fair,” katanya.

Sementara narasi people power yang digaungkan Amien Rais adalah sebuah ajakan untuk tindakan makar.

“People Power Amien Rais adalah ajakan untuk makar,” tegasnya lagi.

Untuk diketahui, Amien Rais tiba-tiba memamerkan buku ‘Jokowi People Power’ saat beristirahat menunaikan shalat Jumat di Mapolda Metro Jaya, Jumat (24/5) pekan lalu.

Amien Rais menyebut, buku ‘Jokowi People Power’ yang ia bawa jadi salah satu bukti saat dia memenuhi pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan upaya makar atas tersangka Eggi Sudjana.

“Oh iya dong, kan ini bukti,” kata Amien di sela-sela pemeriksaan di Markas Polda Metro Jaya..

Saat ditanya apalagi bukti yang dibawa selain buku itu, Amien menyebut tergantung pertanyaan yang akan dilemparkan penyidik.

Dia tak merinci apa saja bukti yang dibawa. Namun, menurutnya dia membawa banyak bukti. Sayangnya, dia mengaku tak bisa membeberkannya sekarang karena masih dalam rangka pemeriksaan.

“Oh ya macem-macem. Full amunisi ya tapi nanti jangan sekarang,” kata dia lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *